Kamis, 17 Maret 2016

Doa Untuk Para Pengusaha Yang Ingin Berkah Dalam Bisnis

Berikut ini beberapa do’a yang menurut kami sangat baik untuk diamalkan oleh para pengusaha:

1.  Do’a Mohon Dukungan Bisnis Dari Allah
(Tawakkal)

“Ya Allah, Yang Mahahidup, Yang Maha Menegakkan Urusan, dgn rahmat-Mu aku meminta petolongan, perbaikilah untukku seluruh urusanku, dan jgn  Engkau  serahkan  aku  kepada  diriku  walau hanya sekejap mata” (HR. An-Nasa’i, Al-Bazzar dan Al- Hakim, Hadist Shahih)

Sahabat amalkanlah membaca do’a ini pagi dan sore, serahkanlah urusan kita hari itu kepada Allah, agar semua urusan kita hari itu diliputi dengan tawakkal kepada Allah.

2.  Do’a Memilih Bidang Bisnis

“Dgn menyebut nama Allah, Ya Tuhanku, Aku berlindung kepada-Mu dari berbuat salah atau tersesat. Dari  berbuat  zalim  atau  dizalimi.  Dari  berbuat kebodohan   atau   dibodohi.”
 (Hadis   Hasan   Riwayat Nasa'i dan Abu Daud, disahihkan Al-Albani)

“Ya Allah, Sesungguhnya aku memohon kepada- Mu kebaikan dari pekerjaan ini dan kebaikan yang terdapat di dalamnya. Dan aku berlindung dari keburukan pekerjaan ini dan keburukan yang terdapat di dalamnya. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

3.  Do’a Ketika Memulai Bisnis

"Ya  Tuhan-ku,  masukkanlah  Aku  secara  masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) Aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (TQS. Al-Isra’ [17]: 80)

“Ya Allah Ya Tuhanku, aku pasrahkan   diriku kepada Engkau, dan aku hadapkan wajahku kepada- Mu, dan aku serahkan urusanku kepadamu, dan aku naungkan belakangku ke bawah naungan rahmatMu semata-mata kerana aku gemar dan sangat inginkan kepada keridhaanMu, dan tiadalah tempat bernaung atau tempat berserah melainkan kepada Engkau. Ya Tuhanku,  aku beriman dengan Al-Quran yang Engkau turunkan dari langit dan aku beriman dengan Nabi yang Engkau bangkitkan menjadi rasul.”
(Hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim)

4.  Do’a Membuat Bisnis Plan

"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."
(TQS. Al-Kahfi [18]: 10)

5.  Do’a Dimudahkan Memperoleh Modal Usaha

“Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal dari- Mu jauh dari yang Engkau haramkan dan cukupilah aku dengan karunia-Mu jauh dari yang selain-Mu.” (HR. At- Tirmidzi)

6.  Do’a Mohon Diberikan Lokasi Usaha Yang Terbaik

“Ya  Tuhanku,  tempatkanlah  Aku  pada  tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat." (TQS. Al-Mu’minun [23]: 29)

7.  Do’a Mohon Dimudahkan Dalam Penjualan

 “Dengan nama Allah, ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pasar ini dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Ya Allah, sesungguhnya aku belindung kepada-Mu dari keburukannya  dan  keburukan  apa  yang  ada  di dalamnya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa musibah di dalamnya, berupa sumpah palsu atau akad jual-beli yang merugikan.” (HR. Al-Hakim)

8.  Do’a   Mohon   Diberikan   Brand   Image Terbaik

“Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang menjadi penjaga urusanku. Perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya kehidupanku. Perbaikilah untukku akhiratku yang di dalamnya tempat kembaliku. Jadikanlah hidup sebagai tambahan untukku dlm semua kebaikan dan jadikanlah mati sbg istirahat untukku dari segala keburukan.” (HR. Muslim)

9.    Do’a   Mohon   Diberikan   Rezeki   Melimpah   dan Berkah

 “Ya Allah, bukakan untuk kami sebagian simpanan rahmat-Mu, jgn Engkau siksa kami setelahnya selama-lamanya di dunia dan akhirat. Dan (bukakan untuk  kami)  dari  karunia-Mu  yang  luas,  rezeki  yg halal  dan  suci.  Dan  janganlah  Engkau  jadikan  kami butuh setelahnya kpd siapa pun selain Engkau untuk selama-lamanya.     Dengannya,     Engkau     tambahkan kpd  kami  rasa  syukur kepada-Mu,  rasa membutuhkan dan fakir kepada-Mu dan rasa tdk membutuhkan selain kepada-Mu dan menjaga kehormatan.” (HR. Ahmad)

10.  Do’a Agar Usaha Kuat dan Tetap Eksis

“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada- Mu dari hilangnya nikmat-Mu, dari berubahnya kesejahteraan-Mu,   dari   mendadaknya  siksa-Mu  dan dari seluruh kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim)

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita, lemah dan malas, pengecut dan kikir  dan  terlilit  hutang  serta  dikuasai  musuh.” (HR.Bukhari).

Sumber : dari grup IIP Jkt01
Berikut ini beberapa do’a yang menurut kami sangat baik untuk diamalkan oleh para pengusaha:

1.  Do’a Mohon Dukungan Bisnis Dari Allah
(Tawakkal)

“Ya Allah, Yang Mahahidup, Yang Maha Menegakkan Urusan, dgn rahmat-Mu aku meminta petolongan, perbaikilah untukku seluruh urusanku, dan jgn  Engkau  serahkan  aku  kepada  diriku  walau hanya sekejap mata” (HR. An-Nasa’i, Al-Bazzar dan Al- Hakim, Hadist Shahih)

Sahabat amalkanlah membaca do’a ini pagi dan sore, serahkanlah urusan kita hari itu kepada Allah, agar semua urusan kita hari itu diliputi dengan tawakkal kepada Allah.

2.  Do’a Memilih Bidang Bisnis

“Dgn menyebut nama Allah, Ya Tuhanku, Aku berlindung kepada-Mu dari berbuat salah atau tersesat. Dari  berbuat  zalim  atau  dizalimi.  Dari  berbuat kebodohan   atau   dibodohi.”
 (Hadis   Hasan   Riwayat Nasa'i dan Abu Daud, disahihkan Al-Albani)

“Ya Allah, Sesungguhnya aku memohon kepada- Mu kebaikan dari pekerjaan ini dan kebaikan yang terdapat di dalamnya. Dan aku berlindung dari keburukan pekerjaan ini dan keburukan yang terdapat di dalamnya. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

3.  Do’a Ketika Memulai Bisnis

"Ya  Tuhan-ku,  masukkanlah  Aku  secara  masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) Aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (TQS. Al-Isra’ [17]: 80)

“Ya Allah Ya Tuhanku, aku pasrahkan   diriku kepada Engkau, dan aku hadapkan wajahku kepada- Mu, dan aku serahkan urusanku kepadamu, dan aku naungkan belakangku ke bawah naungan rahmatMu semata-mata kerana aku gemar dan sangat inginkan kepada keridhaanMu, dan tiadalah tempat bernaung atau tempat berserah melainkan kepada Engkau. Ya Tuhanku,  aku beriman dengan Al-Quran yang Engkau turunkan dari langit dan aku beriman dengan Nabi yang Engkau bangkitkan menjadi rasul.”
(Hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim)

4.  Do’a Membuat Bisnis Plan

"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."
(TQS. Al-Kahfi [18]: 10)

5.  Do’a Dimudahkan Memperoleh Modal Usaha

“Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal dari- Mu jauh dari yang Engkau haramkan dan cukupilah aku dengan karunia-Mu jauh dari yang selain-Mu.” (HR. At- Tirmidzi)

6.  Do’a Mohon Diberikan Lokasi Usaha Yang Terbaik

“Ya  Tuhanku,  tempatkanlah  Aku  pada  tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat." (TQS. Al-Mu’minun [23]: 29)

7.  Do’a Mohon Dimudahkan Dalam Penjualan

 “Dengan nama Allah, ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pasar ini dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Ya Allah, sesungguhnya aku belindung kepada-Mu dari keburukannya  dan  keburukan  apa  yang  ada  di dalamnya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa musibah di dalamnya, berupa sumpah palsu atau akad jual-beli yang merugikan.” (HR. Al-Hakim)

8.  Do’a   Mohon   Diberikan   Brand   Image Terbaik

“Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang menjadi penjaga urusanku. Perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya kehidupanku. Perbaikilah untukku akhiratku yang di dalamnya tempat kembaliku. Jadikanlah hidup sebagai tambahan untukku dlm semua kebaikan dan jadikanlah mati sbg istirahat untukku dari segala keburukan.” (HR. Muslim)

9.    Do’a   Mohon   Diberikan   Rezeki   Melimpah   dan Berkah

 “Ya Allah, bukakan untuk kami sebagian simpanan rahmat-Mu, jgn Engkau siksa kami setelahnya selama-lamanya di dunia dan akhirat. Dan (bukakan untuk  kami)  dari  karunia-Mu  yang  luas,  rezeki  yg halal  dan  suci.  Dan  janganlah  Engkau  jadikan  kami butuh setelahnya kpd siapa pun selain Engkau untuk selama-lamanya.     Dengannya,     Engkau     tambahkan kpd  kami  rasa  syukur kepada-Mu,  rasa membutuhkan dan fakir kepada-Mu dan rasa tdk membutuhkan selain kepada-Mu dan menjaga kehormatan.” (HR. Ahmad)

10.  Do’a Agar Usaha Kuat dan Tetap Eksis

“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada- Mu dari hilangnya nikmat-Mu, dari berubahnya kesejahteraan-Mu,   dari   mendadaknya  siksa-Mu  dan dari seluruh kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim)

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita, lemah dan malas, pengecut dan kikir  dan  terlilit  hutang  serta  dikuasai  musuh.” (HR.Bukhari).

Sumber : dari grup IIP Jkt01

Inilah Rahasia Keberkahan Rizki

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Kita sudah tahu kekuatan ibadah seperti sedekah, sholat dhuha, dan sholat tahajud. Amalan tersebut bisa memudahkan rezeki, melapangkan waktu, dan memelihara kesehatan. Tapi dimana logikanya? Mungkin sebagian Anda ada yang nyeletuk seperti itu.

Terkait masalah sholat dhuha, mungkin penjelasan berikut bisa membuat kita lebih paham. Katakanlah, Anda seoarang kontraktor. Sekali waktu, seorang bos property memanggil Anda. Terus si bos meminta Anda mengerjakan sesuatu, dari pukul 8 sampai pukul 11 pagi.

Yah, lumayan menghabiskan waktu priduktif Anda. Dapat dipastikan, setelah itu si bos akan mengganti waktu produktif Anda dengan sejumlah uang. Lha, si bos saja begitu, apalagi Allah?

Perumpamaan inilah yang kami maksud dengan sholat dhuha.

Ketika Anda melakukan sholat dhuha sekian menit, berarti Anda telah “menghabiskan” sebagian waktu produktif Anda untuk-Nya.
Maka,dapat dipastikan Dia akan mengganti waktu produktif Anda. Yang namanya ganti dari-Nya, tentulah tidak tanggung-tanggung. Layaknya sebuah keberuntungan.

Inilah janji Allah, “Wahai anak Adam, rukuklah karena Aku di awal siang (sholat dhuha), niscaya Aku akan mencukupi engkau pada akhir harinya”

Bukankah Dhuha adalah waktu? Bukankah waktu adalah uang. Jadilah sholat dhuha itu sholat rezeki, dan doa setelah sholat dhuha juga doa rezeki. Yang mana rezeki dari langit dan bumi dihimpun, didekatkan, dan disucikan ke hadapan Anda, melalui keagungan, kekuatan dan pemeliharaan Allah.

Tambahan lagi, saat Anda menyedekahkan uang Anda, maka Allah akan memudahkan uang Anda semudah-mudahnya. Khusus sholat dhuha, karena Anda telah menyedekahkan waktu produktif anda, maka Allah akan melapangkan waktu produktif Anda selapang-lapangnya.

Itu artinya, merutinkan sholat dhuha dapat meningkatkan produktivitas, baik bagi pribadi maupun bagi perusahaan. Bisa meningkat 2 sampai 3 kali lipat. Oleh karenanya, saran kami, sesibuk apa pun tetaplah sholat dhuha.

Justru dengan begitu, Anda tidak akan terlalu sibuk jadinya. Waktu Anda akan cukup. Urusan Anda akan beres. Yakinlah!
Bahkan setelah guru-guru di TK Khalifah Batam merutinkan sholat dhuha, dalam hitungan bulan, TK Khalifah menjadi belasan cabang, tersebar diberbagai kota.

Lebih dari itu, setelah saya pribadi meningkatkan sholat dhuha dari 2 rokaat ke 6 rokaat, hanya dalam 3 bulan saya dikaruniai rezeki terbesar seumur hidup saya.

Adapun rumusnya sebagai berikut: Rumus Duit (6D): D1+D2+D3+D4=D5+D6 –> Dagang+Doa+ Dhuha+Derma = Duit+Dahsyat.

Demi mengais-ngais uang, sebagian dari kita rela pontang-panting bekerja dari pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore setiap harinya. Keringat pun sampai diperas-peras. Tulang pun sampai dibanting-banting. Pulang ke rumah dengan muka keruh, kerut, dan kusut. Yah, tidak salah. Itu kan bagian dari ikhtiar. Cuma, apa nggak capek kerja pontang-panting begitu saban hari?

Nah, sekarang kami tantang Anda. Maukah Anda melakukan sesuatu selama beberapa menit, namun waktu itu dapat menghemat waktu Anda seharian? Mestinya kepala Anda mengangguk kuat-kuat. Ketahuilah, sesuatu itu adalah sholat dhuha.

Sudahlah, begini saja. Awal-awal, anggaplah sholat dhuha itu sebagai “kerja” layaknya Anda mengetik, menghitung, melakukan pembukuan, mengikuti rapat dan lain-lain.

Maka, lakukan “kerja” yang satu ini selama beberapa menit. Percayalah, “kerja” ini dapat menghemat waktu anda seharian. Bukan Cuma itu.

Terlebih-lebih lagi, “kerja” ini juga dapat memudahkan urusan Anda, memudahkan rezeki Anda, dan memelihara kesehatan Anda.

Dengan kata lain, merutinkan sholat dhuha dapat meningkatkan produktivitas, baik bagi pribadi maupun perusahaan. Ini bukan janji dari kami. Tapi ini adalah janji dari-Nya ...

MASYA ALLAH...
Semoga yang mengucapkan Aamiin & yang Membagikan mendapat pasangan yang setia, sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin

Copas dari facebook
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Kita sudah tahu kekuatan ibadah seperti sedekah, sholat dhuha, dan sholat tahajud. Amalan tersebut bisa memudahkan rezeki, melapangkan waktu, dan memelihara kesehatan. Tapi dimana logikanya? Mungkin sebagian Anda ada yang nyeletuk seperti itu.

Terkait masalah sholat dhuha, mungkin penjelasan berikut bisa membuat kita lebih paham. Katakanlah, Anda seoarang kontraktor. Sekali waktu, seorang bos property memanggil Anda. Terus si bos meminta Anda mengerjakan sesuatu, dari pukul 8 sampai pukul 11 pagi.

Yah, lumayan menghabiskan waktu priduktif Anda. Dapat dipastikan, setelah itu si bos akan mengganti waktu produktif Anda dengan sejumlah uang. Lha, si bos saja begitu, apalagi Allah?

Perumpamaan inilah yang kami maksud dengan sholat dhuha.

Ketika Anda melakukan sholat dhuha sekian menit, berarti Anda telah “menghabiskan” sebagian waktu produktif Anda untuk-Nya.
Maka,dapat dipastikan Dia akan mengganti waktu produktif Anda. Yang namanya ganti dari-Nya, tentulah tidak tanggung-tanggung. Layaknya sebuah keberuntungan.

Inilah janji Allah, “Wahai anak Adam, rukuklah karena Aku di awal siang (sholat dhuha), niscaya Aku akan mencukupi engkau pada akhir harinya”

Bukankah Dhuha adalah waktu? Bukankah waktu adalah uang. Jadilah sholat dhuha itu sholat rezeki, dan doa setelah sholat dhuha juga doa rezeki. Yang mana rezeki dari langit dan bumi dihimpun, didekatkan, dan disucikan ke hadapan Anda, melalui keagungan, kekuatan dan pemeliharaan Allah.

Tambahan lagi, saat Anda menyedekahkan uang Anda, maka Allah akan memudahkan uang Anda semudah-mudahnya. Khusus sholat dhuha, karena Anda telah menyedekahkan waktu produktif anda, maka Allah akan melapangkan waktu produktif Anda selapang-lapangnya.

Itu artinya, merutinkan sholat dhuha dapat meningkatkan produktivitas, baik bagi pribadi maupun bagi perusahaan. Bisa meningkat 2 sampai 3 kali lipat. Oleh karenanya, saran kami, sesibuk apa pun tetaplah sholat dhuha.

Justru dengan begitu, Anda tidak akan terlalu sibuk jadinya. Waktu Anda akan cukup. Urusan Anda akan beres. Yakinlah!
Bahkan setelah guru-guru di TK Khalifah Batam merutinkan sholat dhuha, dalam hitungan bulan, TK Khalifah menjadi belasan cabang, tersebar diberbagai kota.

Lebih dari itu, setelah saya pribadi meningkatkan sholat dhuha dari 2 rokaat ke 6 rokaat, hanya dalam 3 bulan saya dikaruniai rezeki terbesar seumur hidup saya.

Adapun rumusnya sebagai berikut: Rumus Duit (6D): D1+D2+D3+D4=D5+D6 –> Dagang+Doa+ Dhuha+Derma = Duit+Dahsyat.

Demi mengais-ngais uang, sebagian dari kita rela pontang-panting bekerja dari pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore setiap harinya. Keringat pun sampai diperas-peras. Tulang pun sampai dibanting-banting. Pulang ke rumah dengan muka keruh, kerut, dan kusut. Yah, tidak salah. Itu kan bagian dari ikhtiar. Cuma, apa nggak capek kerja pontang-panting begitu saban hari?

Nah, sekarang kami tantang Anda. Maukah Anda melakukan sesuatu selama beberapa menit, namun waktu itu dapat menghemat waktu Anda seharian? Mestinya kepala Anda mengangguk kuat-kuat. Ketahuilah, sesuatu itu adalah sholat dhuha.

Sudahlah, begini saja. Awal-awal, anggaplah sholat dhuha itu sebagai “kerja” layaknya Anda mengetik, menghitung, melakukan pembukuan, mengikuti rapat dan lain-lain.

Maka, lakukan “kerja” yang satu ini selama beberapa menit. Percayalah, “kerja” ini dapat menghemat waktu anda seharian. Bukan Cuma itu.

Terlebih-lebih lagi, “kerja” ini juga dapat memudahkan urusan Anda, memudahkan rezeki Anda, dan memelihara kesehatan Anda.

Dengan kata lain, merutinkan sholat dhuha dapat meningkatkan produktivitas, baik bagi pribadi maupun perusahaan. Ini bukan janji dari kami. Tapi ini adalah janji dari-Nya ...

MASYA ALLAH...
Semoga yang mengucapkan Aamiin & yang Membagikan mendapat pasangan yang setia, sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin

Copas dari facebook

Rezeki Mana Yang Anda Pilih

Dulu saya pernah bertanya dan merenung, “Mengapa ada orang yang sudah banting tulang kerja atau bisnis, sudah ikut coaching dan berbagai pelatihan tetapi mengapa kehidupan ekonominya ngos-ngosan? Sementara itu, di sisi lain, ada orang yang tidak terlihat ngoyo namun rezeki halalnya mengalir deras ke dalam dirinya.”

Jawaban atas kegelisahan dan perenungan tersebut di atas saya dapatkan dari salah satu guru spiritual saya. Ia berkata, “Jamil, bila ingin paham tentang ilmu rezeki kamu harus pahami dari sudut pandang yang punya dan yang mengatur rezeki. Ilmu dari para ahli hanya alat bantu dan informasi tambahan bukan rujukan utama.”

Ternyata, Allah SWT Sang Pemberi Rezeki telah menetapkan empat tingkat datangnya rezeki. Tingkat pertama, Allah SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk hidup di dunia ini. Cicak yang tidak bisa terbang bisa mendapatkan rezeki (makanan) dari makhluk hidup yang justeru bisa terbang. Manusia pun pasti dijamin rezekinya oleh Sang Pemilik Rezeki.

Hal ini didasari firman Allah SWT, “Tidak ada satu binatangpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.” (QS 11:6). Syarat utama untuk dapat rezeki adalah BERGERAK.

Tingkat kedua, rezeki sesuai dengan jerih payahnya. Firman Allah SWT, “Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya.” (QS 53: 39). Siapapun yang bekerja lebih keras, lebih cerdas dan lebih ikhlas maka rezeki yang diperolehnya akan lebih dibandingkan yang lain. Ingatlah selalu 3-As: KERJA KERAS, CERDAS, IKHLAS.

Tingkat ketiga, rezeki yang dilipatgandakan. Syarat untuk mendapat rezeki yang terus bertambah adalah pandai bersyukur. Firman Allah SWT, “…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu….” (QS 17 : 07). Mau rezekinya dilipatgandakan? Syaratnya BERSYUKUR.

Berlatihlah bersyukur dimulai dari yang sederha yaitu mudah mengucapkan terima kasih dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk tidak mudah mengeluh atas nikmat yang sedikit. Bukti syukur juga adalah Anda mengoptimalkan berbagai kelebihan dan keahlian yang Anda miliki untuk menebar kebaikan dan manfaat.

Tingkat keempat, rezeki datang dari arah yang tidak diduga. Misalnya, tiba-tiba Anda mendapat beasiswa, sahabat saya tiba-tiba diberi kepemilikan saham perusahaan, ada juga yang tiba-tiba diberi rumah, tiba tiba diberangkatkan ke Tanah Suci dan sejenisnya. Untuk mendapat rezeki seperti ini syaratnya satu BERTAQWA.

Rezeki mana yang Anda pilih? Saya memilih semuanya. Hehehehe…

Maka dari itu, setiap hari, saya selalu berusaha untuk bergerak, bekerja lebih keras, cerdas dan ikhlas. Tidak lupa juga selalu berlatih untuk selalu bersyukur dan berupaya sekuat tenaga untuk semakin menjadi manusia yang bertaqwa. Praktikkanlah….


====================================

Oleh Jamil Azzaini


Dulu saya pernah bertanya dan merenung, “Mengapa ada orang yang sudah banting tulang kerja atau bisnis, sudah ikut coaching dan berbagai pelatihan tetapi mengapa kehidupan ekonominya ngos-ngosan? Sementara itu, di sisi lain, ada orang yang tidak terlihat ngoyo namun rezeki halalnya mengalir deras ke dalam dirinya.”

Jawaban atas kegelisahan dan perenungan tersebut di atas saya dapatkan dari salah satu guru spiritual saya. Ia berkata, “Jamil, bila ingin paham tentang ilmu rezeki kamu harus pahami dari sudut pandang yang punya dan yang mengatur rezeki. Ilmu dari para ahli hanya alat bantu dan informasi tambahan bukan rujukan utama.”

Ternyata, Allah SWT Sang Pemberi Rezeki telah menetapkan empat tingkat datangnya rezeki. Tingkat pertama, Allah SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk hidup di dunia ini. Cicak yang tidak bisa terbang bisa mendapatkan rezeki (makanan) dari makhluk hidup yang justeru bisa terbang. Manusia pun pasti dijamin rezekinya oleh Sang Pemilik Rezeki.

Hal ini didasari firman Allah SWT, “Tidak ada satu binatangpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.” (QS 11:6). Syarat utama untuk dapat rezeki adalah BERGERAK.

Tingkat kedua, rezeki sesuai dengan jerih payahnya. Firman Allah SWT, “Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya.” (QS 53: 39). Siapapun yang bekerja lebih keras, lebih cerdas dan lebih ikhlas maka rezeki yang diperolehnya akan lebih dibandingkan yang lain. Ingatlah selalu 3-As: KERJA KERAS, CERDAS, IKHLAS.

Tingkat ketiga, rezeki yang dilipatgandakan. Syarat untuk mendapat rezeki yang terus bertambah adalah pandai bersyukur. Firman Allah SWT, “…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu….” (QS 17 : 07). Mau rezekinya dilipatgandakan? Syaratnya BERSYUKUR.

Berlatihlah bersyukur dimulai dari yang sederha yaitu mudah mengucapkan terima kasih dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk tidak mudah mengeluh atas nikmat yang sedikit. Bukti syukur juga adalah Anda mengoptimalkan berbagai kelebihan dan keahlian yang Anda miliki untuk menebar kebaikan dan manfaat.

Tingkat keempat, rezeki datang dari arah yang tidak diduga. Misalnya, tiba-tiba Anda mendapat beasiswa, sahabat saya tiba-tiba diberi kepemilikan saham perusahaan, ada juga yang tiba-tiba diberi rumah, tiba tiba diberangkatkan ke Tanah Suci dan sejenisnya. Untuk mendapat rezeki seperti ini syaratnya satu BERTAQWA.

Rezeki mana yang Anda pilih? Saya memilih semuanya. Hehehehe…

Maka dari itu, setiap hari, saya selalu berusaha untuk bergerak, bekerja lebih keras, cerdas dan ikhlas. Tidak lupa juga selalu berlatih untuk selalu bersyukur dan berupaya sekuat tenaga untuk semakin menjadi manusia yang bertaqwa. Praktikkanlah….


====================================

Oleh Jamil Azzaini


Jumat, 11 Maret 2016

Membahagiakan Pasangan

 

Saya sepakat mengenai bab membahagiakan istri bukan sekedar memenuhi segala keinginan istri. Tapi pada jalan, juga pada cara apa menentramkan jiwa dan menyenangkan hatinya. Bagaimana menyentuh perasaan dan hatinya si istri. Karena materi tak akan mampu mengganti rasa bersyukurnya istri memiliki suami seperti dirinya juga sebaliknya.


Karena bahagia itu tentang rasa syukur pada apa yang kita miliki saat ini bukan pada apa yang belum kita miliki saat ini.


Saya teringat, begitu banyak cara yang suami lakukan demi membahagiakan hati saya, demi membuat senyum terkembang dipipi mungil belahan jiwanya. 

Ketika tiba-tiba dia bernyanyi "romantis" saya cukup terhibur bahkan sangat terhibur hingga membuat saya tertawa sebab caranya seperti ini agak unik ditambah kefals-an suaranya jadi agak gimana gitu. Tetaplah saya bahagia dari caranya membuat saya bahagia.

Begitu juga demi membahagiakan istri, dia rela menahan kantuk nya dalam jiwa yang teramat lelah sepulang kerja memilih mendengarkan celotehan saya yang tiada habisnya rasanya saat itu ingin menumpahkan segalanya tentang kondisi rumah seharian dengan segala tingkah "isi penghuninya". Walaupun saya juga harus tau diri apa yang tidak memberatkan dirinya untuk mendengarkan segala celotehan belahan jiwanya ini :P

Suatu ketika, kondisi saya sangat lelah setelah seharian dengan full banyak agenda diluar rumah memilih merebahkan badan. suami tanpa saya minta memijit istrinya yang lelah. Ini adalah bentuk perhatiannya karena melihat istrinya dalam keadaan lelah yang bertumpuk-tumpuk. Dia tau betul bagaimana sang istri jika lelah bisa tumbang, belum lagi beberapa penyakit yang suka kambuh karena terlalu lelah. Dia peluk istrinya yang lelah, dia tenangkan jiwanya, dia biarkan anak-anak yang masih full energi (walaupun sudah malam) main sendiri dan dia, suami yang saya cintai karena Allah memilih menemani sang istri berdua saja. 

"Umi capek ya? Sini abi pijitin.." ahh rasanya meleleh lagi dibuatnya.

Belum lagi caranya membagi waktu membantu pekerjaan istrinya. Tidak jarang cuci piring bersama, melipat baju bersama, aktivitas pekerjaan rumah apa saja baginya jika dikerjakan bersama istri adalah keromantisan tersendiri, dan ini juga membuat saya bahagia karena kita sepenanggungan bersama.

Ada banyak hal yang tidak kita minta tapi Allah tak lupa menyediakannya untuk kita. atas segala kesabarannya mendidik saya sebagai istri, Terima kasih Allah dikaruniakan lelaki yang kini menjadi suamiku. Dia amat spesial untukku.

Maka bahagia itu ketika saya sebagai istri mampu bersyukur atas segala sisi baik yang ada pada diri suami lengkap dengan kelemahannya dan menerima dia dengan lapang dada begitu juga sebaliknya.


Di rumah kita yang sederhana kita bangun cerita indah tentang kita; aku, kamu dan anak-anak kita. Kelak suatu masa saat kita sudah menua kita akan rindu masa dimana kita dalam keadaan sulit, susah, senang, tetap berpegang erat dalam ikatan cinta karenaNya.

Suamiku,
Ingatkan apa yang luput dariku tentang banyak kebaikanmu.
Ingatkan apa yang luput dariku tentang keromantisanmu padaku
Karena hanya itu yang membuat aku bersyukur sepenuh hatiku BETAPA BAHAGIA ALLAH JADIKAN KAU SEBAGAI IMAM untukku.



11 Maret 2016
Dibilik rumah Jati Padang
Mari merenda cinta menautkan hati bersama berharap terus bimbingan dariNya

 

Saya sepakat mengenai bab membahagiakan istri bukan sekedar memenuhi segala keinginan istri. Tapi pada jalan, juga pada cara apa menentramkan jiwa dan menyenangkan hatinya. Bagaimana menyentuh perasaan dan hatinya si istri. Karena materi tak akan mampu mengganti rasa bersyukurnya istri memiliki suami seperti dirinya juga sebaliknya.


Karena bahagia itu tentang rasa syukur pada apa yang kita miliki saat ini bukan pada apa yang belum kita miliki saat ini.


Saya teringat, begitu banyak cara yang suami lakukan demi membahagiakan hati saya, demi membuat senyum terkembang dipipi mungil belahan jiwanya. 

Ketika tiba-tiba dia bernyanyi "romantis" saya cukup terhibur bahkan sangat terhibur hingga membuat saya tertawa sebab caranya seperti ini agak unik ditambah kefals-an suaranya jadi agak gimana gitu. Tetaplah saya bahagia dari caranya membuat saya bahagia.

Begitu juga demi membahagiakan istri, dia rela menahan kantuk nya dalam jiwa yang teramat lelah sepulang kerja memilih mendengarkan celotehan saya yang tiada habisnya rasanya saat itu ingin menumpahkan segalanya tentang kondisi rumah seharian dengan segala tingkah "isi penghuninya". Walaupun saya juga harus tau diri apa yang tidak memberatkan dirinya untuk mendengarkan segala celotehan belahan jiwanya ini :P

Suatu ketika, kondisi saya sangat lelah setelah seharian dengan full banyak agenda diluar rumah memilih merebahkan badan. suami tanpa saya minta memijit istrinya yang lelah. Ini adalah bentuk perhatiannya karena melihat istrinya dalam keadaan lelah yang bertumpuk-tumpuk. Dia tau betul bagaimana sang istri jika lelah bisa tumbang, belum lagi beberapa penyakit yang suka kambuh karena terlalu lelah. Dia peluk istrinya yang lelah, dia tenangkan jiwanya, dia biarkan anak-anak yang masih full energi (walaupun sudah malam) main sendiri dan dia, suami yang saya cintai karena Allah memilih menemani sang istri berdua saja. 

"Umi capek ya? Sini abi pijitin.." ahh rasanya meleleh lagi dibuatnya.

Belum lagi caranya membagi waktu membantu pekerjaan istrinya. Tidak jarang cuci piring bersama, melipat baju bersama, aktivitas pekerjaan rumah apa saja baginya jika dikerjakan bersama istri adalah keromantisan tersendiri, dan ini juga membuat saya bahagia karena kita sepenanggungan bersama.

Ada banyak hal yang tidak kita minta tapi Allah tak lupa menyediakannya untuk kita. atas segala kesabarannya mendidik saya sebagai istri, Terima kasih Allah dikaruniakan lelaki yang kini menjadi suamiku. Dia amat spesial untukku.

Maka bahagia itu ketika saya sebagai istri mampu bersyukur atas segala sisi baik yang ada pada diri suami lengkap dengan kelemahannya dan menerima dia dengan lapang dada begitu juga sebaliknya.


Di rumah kita yang sederhana kita bangun cerita indah tentang kita; aku, kamu dan anak-anak kita. Kelak suatu masa saat kita sudah menua kita akan rindu masa dimana kita dalam keadaan sulit, susah, senang, tetap berpegang erat dalam ikatan cinta karenaNya.

Suamiku,
Ingatkan apa yang luput dariku tentang banyak kebaikanmu.
Ingatkan apa yang luput dariku tentang keromantisanmu padaku
Karena hanya itu yang membuat aku bersyukur sepenuh hatiku BETAPA BAHAGIA ALLAH JADIKAN KAU SEBAGAI IMAM untukku.



11 Maret 2016
Dibilik rumah Jati Padang
Mari merenda cinta menautkan hati bersama berharap terus bimbingan dariNya

Peranmu Adalah Ladang Surga Bagimu

Ya. Peranmu adalah ladang surga bagimu. kesentil banget dengan tulisan ini, berasa seperti di tampar-tampar. Kamu selama jadi hamba Allah udah ngapain aja? ibadah udah maksimal? sholat misalnya udah tepat waktu kah? lengkap dengan rawatibnya? sambil teringat lagi, sejak nikah tiap sholat tepat waktu ada aja ujiannya. udah wudhu eh tiba-tiba anak pipis dicelana, iya kalau satu lebih sering barengan antara makhluk dulu atau kholik dulu? tentu jawabannya kholik dulu. tapi kalau pipis gak di pel kan najis apa bisa sholat? nah kan ujian lagi. akhirnya milih nangani anak dulu gantiin pipisnya baru sholat. sampai poin ini saya istighfar. 

Ya Rabbana...sekuat tenaga berlari menujumu sekuat itulah setan lari kencang menghembuskan ujian, agar terlena, agar terlupa bahwa Engkau yang utama lebih dari maklukmu. belum ibadah-ibadah yang lain. sunnah misalnya. mau dhuha masih rempong kah urusan tetek bengek perdapuran dan lain-lainnya? ampuni ya Rabb. jika banyak kelalaian. 


Menghela nafas dulu. evaluasi diri baru pada poin saya sebagai hamba. sekarang bertambah peran menjadi istri. selama mendampingi suami jadi istri udah melakukan apa aja? selama jadi ibu untuk 2 amanah yang Allah titipkan padamu apa yang sudah kamu lakukan?

Terbengong dan termenung. sambil mengevaluasi diri. jangan-jangan selama ini ada aktivitas yang saya lakukan mungkin versi saya ini jadi prioritas tapi hak suami dan anak-anak saya lalaikan? Istighfar lagi.

Pernah saya dibakar api cemburu lantaran suami bisa asyik tilawah, sholat berjamaah tepat waktu lengkap dengan sunnahnya, bisa nambah hafalan. sedang saya pada aktivitas ibadah itu direpotkan dengan tetek bengek urusan anak-anak dan segala kerewelannya. saking cemburunya saya liat suami asyik tilawah berlembar-lembar. saya dekati suami, trus saya bilang, bi.. aku mau baca quran juga. bolehkan gantian jaga anak-anak?

disinilah ujiannya. sejak hari itu, suami lebih perhatian dengan me time nya saya. dan dia memberikan ruang yang cukup untuk saya bisa berlama-lama "berkhalwat denganNya".

Apapun peran kita, lakukanlah yang terbaik diwaktu tersebut karena setiap peran hakikatnya adalah ladang amal yang mendulang pahala dan jalan kita meraih surgaNya.

Ingat!
Ujian setiap diri tidaklah sama. Ada yang Allah uji dengan keluasan waktu, keluasan rizki, kelak akan ditanya untuk apa waktumu? Untuk apa hartamu engkau pergunakan? Ditangan hamba Allah yang sholih keluasan waktu, keluasan rizki akan dipergunakan sebaik-baiknya. Begitulah sebaliknya ada yang Allah uji dengan kesempitan; ditengah ujian yang melanda apakah ia tetang istiqomah dalam amalnya? Dengan kualitas dan kuantitas terbaik.

Ya. Peranmu adalah ladang surga bagimu. kesentil banget dengan tulisan ini, berasa seperti di tampar-tampar. Kamu selama jadi hamba Allah udah ngapain aja? ibadah udah maksimal? sholat misalnya udah tepat waktu kah? lengkap dengan rawatibnya? sambil teringat lagi, sejak nikah tiap sholat tepat waktu ada aja ujiannya. udah wudhu eh tiba-tiba anak pipis dicelana, iya kalau satu lebih sering barengan antara makhluk dulu atau kholik dulu? tentu jawabannya kholik dulu. tapi kalau pipis gak di pel kan najis apa bisa sholat? nah kan ujian lagi. akhirnya milih nangani anak dulu gantiin pipisnya baru sholat. sampai poin ini saya istighfar. 

Ya Rabbana...sekuat tenaga berlari menujumu sekuat itulah setan lari kencang menghembuskan ujian, agar terlena, agar terlupa bahwa Engkau yang utama lebih dari maklukmu. belum ibadah-ibadah yang lain. sunnah misalnya. mau dhuha masih rempong kah urusan tetek bengek perdapuran dan lain-lainnya? ampuni ya Rabb. jika banyak kelalaian. 


Menghela nafas dulu. evaluasi diri baru pada poin saya sebagai hamba. sekarang bertambah peran menjadi istri. selama mendampingi suami jadi istri udah melakukan apa aja? selama jadi ibu untuk 2 amanah yang Allah titipkan padamu apa yang sudah kamu lakukan?

Terbengong dan termenung. sambil mengevaluasi diri. jangan-jangan selama ini ada aktivitas yang saya lakukan mungkin versi saya ini jadi prioritas tapi hak suami dan anak-anak saya lalaikan? Istighfar lagi.

Pernah saya dibakar api cemburu lantaran suami bisa asyik tilawah, sholat berjamaah tepat waktu lengkap dengan sunnahnya, bisa nambah hafalan. sedang saya pada aktivitas ibadah itu direpotkan dengan tetek bengek urusan anak-anak dan segala kerewelannya. saking cemburunya saya liat suami asyik tilawah berlembar-lembar. saya dekati suami, trus saya bilang, bi.. aku mau baca quran juga. bolehkan gantian jaga anak-anak?

disinilah ujiannya. sejak hari itu, suami lebih perhatian dengan me time nya saya. dan dia memberikan ruang yang cukup untuk saya bisa berlama-lama "berkhalwat denganNya".

Apapun peran kita, lakukanlah yang terbaik diwaktu tersebut karena setiap peran hakikatnya adalah ladang amal yang mendulang pahala dan jalan kita meraih surgaNya.

Ingat!
Ujian setiap diri tidaklah sama. Ada yang Allah uji dengan keluasan waktu, keluasan rizki, kelak akan ditanya untuk apa waktumu? Untuk apa hartamu engkau pergunakan? Ditangan hamba Allah yang sholih keluasan waktu, keluasan rizki akan dipergunakan sebaik-baiknya. Begitulah sebaliknya ada yang Allah uji dengan kesempitan; ditengah ujian yang melanda apakah ia tetang istiqomah dalam amalnya? Dengan kualitas dan kuantitas terbaik.

Followers

Republika Online

dakwatuna.com

 
Catatan Bunda Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template