Menulis, menyembuhkan luka
Banyak air mata perlahan mengalir tak ada yang mengizinkan, ia keluar begitu saja menyapa.
Ia kadang hadir hanya untuk menyembuhkan luka, bukan seberapa dalam dan lebar luka itu menganga, agar tidak berlanjut dan membekas.
Bukan juga tulisan yang bagaimana dan harus seperti apa
Ia mengalir begitu saja terbawa dan membawa dari suasana setiap jiwa
Tentang suka, ia berkata jujur apa adanya
Tentang duka yang coba berkali-kali ia jinakkan dengan senyum dan tawa

0 komentar:
Posting Komentar